4 Keuntungan Investasi Tanah Kavling

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.22″][et_pb_row _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_text _builder_version=”4.4.8″ text_font=”Open Sans||||||||” text_font_size=”16px” text_line_height=”1.4em” background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” animation_style=”fade” hover_enabled=”0″ text_font_size_tablet=”” text_font_size_phone=”14px” text_font_size_last_edited=”on|desktop” text_line_height_tablet=”” text_line_height_phone=”1.5em” text_line_height_last_edited=”on|desktop” text_text_color=”#000000″]

Di masa saat ini, masyarakat kian paham pentingnya berinvestasi sedari muda. Bukan lagi melulu soal mengumpulkan uang dengan cara menabung, namun terdapat cara lain yang lebih menjanjikan untuk kebutuhan di masa depan, yaitu dengan Investasi.

Menurut wikipedia, Investasi adalah suatu kegiatan menanamkan modal, baik langsung maupun tidak, dengan harapan pada waktu nanti pemilik modal mendapatkan sejumlah keuntungan dari hasil penanaman modal tersebut. Jenis – jenis Investasi pun beragam macamnya, ada Investasi Emas, Investasi Saham, Investasi Tanah dan banyak lagi.

Jadi tak heran apabila masyarakat sekarang lebih memilih berinvestasi daripada menabung, Namun tahukah Anda ? Investasi yang termasuk dalam Investasi Jangka Panjang, Tingkat keuntungan yang terus naik dan dapat dijadikan usaha lain ? Ya, Investasi Tanah Kavling. Ingin tahu apa saja keuntungan berinvestasi di Tanah Kavling ? Simak penjelasannya berikut ini :

1. Harga Terus Naik

Sesuai dengan prinsip ekonomi, barang yang langka akan semakin mahal, dan Tanah adalah salah satunya yang kian lama kian langka. Coba kita lihat lahan di pusat kota Jakarta, pasti jarang bukan? Kalau pun ada pasti harganya selangit.

Rata-rata kenaikan harga tanah per tahun berkisar mulai 20 hingga 25 persen. Apalagi jika Anda berinvestasi di daerah berkembang, kenaikan harganya dapat mencapai 30 persen hingga 40 persen per tahun.

2. Bebas Biaya Perawatan

Ketika membeli rumah jadi, Anda membutuhkan biaya untuk perawatan rutinnya. Meskipun Anda tidak menghuni rumah tersebut, tetap ada biaya yang harus dibayarkan. Biaya seperti kebersihan hingga listrik tetaplah harus dibayar setiap bulannya. Sedangkan tanah kosong hanya perlu ditinjau sesekali sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya terlalu besar. Selain tidak membutuhkan perawatan, tanah kavling juga sangat minim terjadi kerusakan. Biasanya tanah kavling juga berada di kawasan perumahan, yang kondisi lingkungannya lebih terjaga.

3. Bisa Dikembangkan

Tanah kavling yang kosong bisa dikembangkan menjadi bentuk usaha lain, misalnya dengan menjadikannya tempat usaha yang bisa disewakan, membuat rumah kontrakan atau mungkin menjadikan tanah tersebut sebagai ladang berkebun. Masih banyak peluang lainnya agar kita bisa memanfaatkan tanah yang kita miliki sehingga tidak sekedar menjadi tanah kosong, asalkan kita mau mengeksplor peluang yang ada.

4. Permintaan Semakin Tinggi

Berkaitan dengan point pertama, persediaan tanah tidak bisa bertambah dan berkembang jumlahnya, namun permintaan tanah akan terus bertambah mengingat jumlah penduduk di Indonesia pun terus bertambah. Jika Anda adalah investor, maka Anda bisa mengambil keuntungan dari investasi tanah ini.

Itulah 4 keuntungan apabila kita berinvestasi Tanah Kavling, Bagaimana ? Tertarik untuk mencobanya ? Apabila Anda mulai tertarik untuk berinvestasi di Tanah Kavling, Anda bisa mencobanya mulai dari sini sebagai bahan referensi.

 

 

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Leave a Reply

Your email address will not be published.